Komputer, Troubleshooting dan Merakit

Diposting oleh Komputer | 19.15 | 0 komentar »

Komputer

Komputer adalah serangkaian sekelompok mesin elektronik yang terdi ri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama,serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangakaian pekerja secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya.

Definisi yang ada memberi makna bahwa komputer memiliki lebih dari satu bagian yang saling bekerja sama, dan bagian-bagian itu baru bisa bekerja kalau ada aliran listrik yang mengalir didalamnya. Istilah mengenai sekelompok mesin, ataupun istilah mengenai jutaan komponen kemudian dikenal sebagai hardware komputer atau perangkat keras komputer.

Hardware komputer juga dapat diartikan sebagai peralatan fisik dari komputer itu sendiri. Peralatan secara fisik dapat dilihat, dipegang, ataupun dipindahkan.

Dalam hal ini, komputer tidak mungkin bisa bekerja tanpa adanya program yang telah dimasukan ke dalamnya. Program ini bisa beripa suatu prosedur peng-operasian dari komputer itu sendiri atupun berbagai prosedur dalam hal pemrosesan data yang telah ditetapkan sebelumnya,

Dalam arti yang luas, software komputer bisa diartikan sebagai suatu prosedur pengoperasian. Suatu acara yang ditayangkan oleh TVRI, dapat dianggap sebagai software dari suatu peralatan televisi. Demikian pula halnya dengan musik yang telah telah direkam diatas kaset, data diatas kertas, serta cerita ataupuan uraian yang ada didalam sebuah buku.

Secara prinsip, komputer hanyalah sebuah alat - alat yang bisa digunakan untuk membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya. Untuk bisa bekerja, alat tersebut memrlukan adanya program dan manusia. Pengertian manusia kemudian dikenal dengan istilah brainware (perangkat manusia).

Pengertian brainware ini bisa mencakup orang - orang yang bekerja seacra langsung dengan menggunakan komputer sebagai alat bantu, atupun orang-orang yang bekerja secara langsung menggunakan komputer, tetapi menerima hasil kerja dari komputer yang berbentuk laporan.

Konsep hardware – software – brainware adalah merupakan konsep tri-tunggal yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya.untuk tahap pertama, manusia harus memasukan program terlebih dahulu kedalam komputer. Setelah program tersimpan didalam komputer, maka komputer baru bisa untuk membantu manusia untuk menyelsaikan persoalan ataupun pekerjaannya.


Troubleshooting

Adalah istilah dalam bahasa Inggris, yang merujuk kepada sebuah ben- tuk penyelesaian sebuah masalh . Troubleshooting merupakan pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan. Troubleshooting, kadang – kadang merupakan proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Troubleshooting, pada umumnya digunakan dalam berbagai bidang, seperti halnya dalam bidang komputer, administrasi sistem, dan juga bidang elekronik dan kelistrikan.

Dalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya.


Sistem Operasi

merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing -masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.

Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber - daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber - daya sistem komputer.

Program COM merupakan sebuah program aplikasi yang berekstension COM, misalkan COMMAND.COM. Program ini hampir sama dengan program EXE yaitu sama sama sebagai program aplikasi, adapun persamaan dan perbedaannya adalah sbb:

Program COM :

- Lebih Pendek dari file EXE

- Lebih Cepat di banding File EXE

- Hanya dapat menggunakan 1 segmen

- Ukuran file maksimum 64 KB (ukuran satu segmen)

- Sulit untuk mengakases data atau procedure yang terletak pada segmen yang lain.

- 100h byte pertama merupakan PSP (program segment prefix) dari program tsb.

- Bisa dibuat dengan DEBUG.

Berikut ini sebuah program Com yang di buka menggunakan software Disassembly


Program EXE :

- Lebih panjang dari file COM

- Bisa menggunakan lebih dari 1 segmen

- Ukuran file tak terbatas sesuai dengan ukuran memory

- Mudah mengakses data atau procedure pada segment yang lain.

- Tidak bisa dibuat dengan DEBUG

Untuk membuat program .COM yang hanya menggunakan 1 segment dapat menggunakan model program seperti berikut ini :

.model small

.code

ORG 100h

Label1 : JMP label2

+-------------------------------------+

Tempat data program

+-------------------------------------+

Label2 : +-------------------------------------+

Tempat data program

+-------------------------------------+

INT 20h

End label1

  1. Model Small

Tanda direktove ini digunakan untuk memberitahukan kepada assembler bentuk memory yang digunakan oleh program, adapun bentuk model-model yang bisa digunakan adalah :

o TINY

Jika program hanya menggunakan 1 segmen seperti program COM. Model ini disediakan khusus untuk program COM.

o SMALL

Jika data code yang digunakan oleh program kurang dari ukuran 1 segment atau 64 KB

o MEDIUM

Jika data yang digunakan oleh program kurang dari 64 KB tetapi code yang digunakan bisa lebih dari 64 KB

o COMPACT

Jika data yang digunakan bisa lebih besar dari 64 KB tetapi codenya kurang dari 64 KB

o LARGE

Jika data dan code yang dipakai oleh program bisa lebih dari 64 KB

o HUGE

Jika data, code maupun array yang digunakan bisa lebih dari 64 KB

Adapun alasan membuat program COM menggunakan model SMALL dan bukannnya TINY karena banyak compiler bahasa tingkat tinggi yang tidak bisa berkomunikasi dengan model TINY, sehingga menggunakan model SMALL.

2. Code

Tanda directive ini digunakan untuk memberitahukan kepada assembler bahwa akan mulai menggunakan Code segmentnya disini. Code segment ini digunakan untuk menyimpan program yang nantinya akan dijalankan.

3. Org 100h

Perintah ini digunakan untuk memberitahukan assembler supaya program pada saat dijalankan ditaruh mulai pada offset ke 100h (256) byte. Dapat dikatakan juga bahwa kita menyediakan 100h byte kosong pada saat program dijalankan. 100h byte kosong ini nantinya akan ditempati oleh PSP (program segment Prefix) dari program tersebut. PSP ini digunakan oleh DOS untuk mengontrol jalannya program tersebut.

4. JMP

Perintah JMP digunakan untuk melompat menuju tempat yang ditunjukkan oleh perintah JUMP, adapun syntaxnya adalah :

JUMP Tujuan.

Dimana tujuannya dapat berupa label seperti yang digunakan pada bagian diatas. Perintah JUMP yang digunakan pada bagian diatas dimaksudkan agar melewati tempat data program, karena jika tidak ada perintah JUMP ini maka data program akan ikut dieksekusi sehingga kemungkinan besar akan menyebabkan program bisa Hang.

5. Int 20h

Perintah ini berfungsi untuk mengakhiri program.

PHP dan HTML

Diposting oleh Komputer | 23.04 | 0 komentar »

1 Konsep Dasar PHP (Personal Home Pages Tools)

1 Definisi PHP

Menurut Kristanto, Andri [2] PHP adalah sebuah HTML (Hypertex Markup Language), yaitu bahasa scripting yang menyatu dengan dokumen HTML.

PHP sering digunakan karena beberapa sebab, diantaranya:

1. Life cycle yang singkat, sehingga PHP selalu up to date mengikuti perkembangan teknologi internet.

2. Cross Platform, PHP dapat dipakai pada web server yang ada dipasaran seperti Apache, Microsoft IIS, dan lain-lain dan dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi seperti Linux, Unix dan Windows.

3. PHP mendukung berbagai macam database baik yang komersial maupun non komersial, seperti MySQL, Oracle, SQL Server, dan lain-lain.

Keuntungan yang diperoleh apabila menggunakan PHP, diantaranya:

1. Waktu eksekusi lebih cepat.

2. Akses database yang lebih fleksibel.

3. Tingkat keamanan lebih tinggi.

4. PHP dapat berjalan pada 3 operating sistem, yaitu Linux, Unix dan Windows.

5. Jika dilihat dari segi pemahaman, PHP memiliki banyak referensi yang begitu banyak sehingga sangat mudah untuk dipamahami.

6. PHP dapat berjalan pada web server yang dirilis oleh Microsoft, seperti IIS atau PWS juga pada Apache yang bersifat open source.

Sedangkan kelemahan PHP adalah sebagai berikut :

1. Tidak ideal untuk pengembangan skala besar.

2. Tidak memiliki sistem pemrograman berorientasi objek yang sesungguhnya (sampai versi 4 ini).

2 Variabel Pada PHP

“Variabel adalah sebuah bentuk pendekalrasian nama yang memiliki nilai dan tipe tertentu”.(Sukarno, Muhammad, 2006 : 26)

Setiap pendeklarasian variabel pada PHP dimulai dengan menggunakan $ (dolar). Bentuk penulisannya adalah sebagai berikut:

$nama variabel=nilai variabel;

Contoh : $A=1;

3 Tipe Data Pada PHP

PHP mendukung beberapa jenis tipe data yaitu :

1. Integer

Integer digunakan untuk menyimpan bilangan bulat (tidak termasuk bagian pecahan dan pemangkatannya).

Contoh : $A=2500;

2. Float (Double)

Double digunakan untuk menyimpan bilangan bernilai pecahan, desimal dan juga bilangan pemangkatan.

Contoh : $C=25,75;

3. String

Nilai yng direpresentasikan pada tipe data string, yaitu karakter. Untuk pendeklarasian variabel bertipe dta string, dapat menggunakan kutip dua (“”) atau kutipsatu (‘’).

Contoh : $nama=”umar”;

$negara=’Indonesia’;

4 Operator Pada PHP

“Operator adalah sebuah tanda yang memberikan arti atau nilai pada suatu variabel”. (Sukarno, Muhammad, 2005 :30)

Beberapa operator pada PHP yaitu sebagai berikut:

1. Operator Aritmatika

Merupakan operator yang digunakan dalam pengopersian perkalkulasian.

Tabel 1 Operator Aritmatika

Operator

Arti

Contoh Penerapan

+

Penjumlahan

200 + 10

-

Pengurangan

150 – 10

*

Perkalian

250 * 10

/

Pembagian

540 / 4

%

Sisa hasil bagi

14 % 2

2. Operator Bitwise

Merupakan operator yang digunakan untuk bilangan-bilangan biner.


Tabel.2 Operator Bitwise

Operator

Arti

Contoh Penerapan

&

And

$A & $B

|

Or

$C | $A

^

Xor

$B ^ $A

~

Not

~ $D

<<

Shift Left

$A << $B

>>

Shift Right

$C >> $A

3. Operator Assignment

Merupakan operator yang memberikan pendefinisian nilai.

Tabel 3 Operator Assignment

Operator

Arti

Contoh Penerapan

=

Sama dengan

$A = $B

+=

Sama dengan penjumlahan

$C += 2

-=

Sama dengan pengurangan

$B -= 3

*=

Sama dengan perkalian

$D *= 5

/=

Sama dengan pembagian

$A /= 2

4. Operator Perbandingan

Jenis operator ini, jika digunakan tanpa struktur keputusan if hasilnya hanya bernilai =1 atau kosong. Jika 1 nilainya true dan jika kosong nilainya false. Jika diterapkan dengan struktur keputusan if akan memberikan nilai bagi suatu hasil kriteria.

Tabel 4 Operator Perbandingan

Operator

Arti

Contoh Penerapan

= =

Persaman

2 = =2

!=

Tidak sama dengan

3!= 2

<>

Tidak sama dengan

3<> 2

>

Lebih besar

5 <>

<

Lebih kecil

2<=6

5. Operator Logika

Merupakan operator yang harus digunakan secara bersamaan dengan struktur keputusan atau perintah-perintah SQL.

Tabel 5 Operator Logika

Operator

Arti

Contoh Penerapan

And

/

&&

Dan atau Antara

$A and $C

atau

$A && $C

Or

/

||

Atau

$A Or $C

atau

$A || $C

Not

/

!

Bukan / Tidak

Not $C

atau

!$C

6. Operator Increment/Decrement

Merupakan operator yang mempresentasikan pertambahan dan penyusutan suatu nilai

Tabel 6 Operator Increment/Decrement

Operator

Arti

Contoh Penerapan

Variabel ++

Penambahan nilai dengan kelipatan satu

$i++

Variabel --

Pengurangan nilai dengan kelipatan satu

$i--

++Variabel

Proses kalkulasi dilakukan, setelah ditambah satu

++$a*20

--Variabel

Proses kalkulasi dilakukan, setelah dikurangi satu

--$b+10

2 HTML (Hypertext Markup Language)

HTML dewasa ini dikenalkan sebagai bahasa standar untuk membuat membuat dokumen web. Sesungguhnya HTML justru tidak dibuat untuk mempublikasikan informasi di web, namun oleh karena kesederhanaan serta kemudahan penggunanya, HTML kemudian dipilih orang untuk mendistribusikan informasi di web.

Perintah – perintah HTML diletakkan dalam file berektensi *.html dan ditandai dengan mempergunakan tag (tanpa) berupa karakter “<” dan “>”. Tidak seperti bahasa pemrograman berstruktur prosedural seperti Pascal atau C, HTML tidak mengenal jumping ataupun looping. Kode–kode HTML dibaca oleh browser dari atas ke bawah tanpa adanya lompatan–lompatan.

Struktur sebuah dokumen HTML pada dasarnya dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu header dan body. Masing –masing ditandai oleh pasangan container tag <head> dan <body>. Bagian head berisikan judul dokumen dan informasi–informasi dasar lainnya, sedangkan bagian body adalah data dokumen yang akan ditampilhan. Pengaturan format text dan pembentukan link dilakukan terhadap obyeknya langsung dengan ditandai oleh tag-tag HTML.