Jaringan Komputer

Diposkan oleh Komputer | 18.09 | 0 komentar »

Instalasi

“Instalasi mempunyai arti pemasangan, pelantikan”(Kamus Besar Bahasa Edisi ke 3 (tiga) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Balai Pustaka tahun 2005)

Instalasi merupakan kegiatan pemasangan perangkat peralatan teknis beserta perlengkapannya yang dipasang pada posisinya dan siap dipergunakan. Proses instalasi meliputi kegiatan pemasangan suatu perangkat hingga perangkat tersebut dapat digunakan sesuai fungsinya.

Jaringan Komputer

Jaringan dalam bidang komputer biasa diartikan sebagai dua atau lebih komputer yang dihubungkan sehingga dapat berkomunikasi, sehingga akan menimbulkan suatu effisiensi dan optimasi kerja.

“Jaringan Komputer adalan sekelompok komputer otonom yang dihubungkan satu dengan yang lainnya dengan menggunakan protocol komunikasi melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data informasi, program-program, penggunaanbersama perangkat keras seperti printer, hard disk dan sebagainya”(Budi Sutedjo,2003:8)

Jaringan Komputer terbagi atas lima jenis :

1 Local Area Network

“LAN adalah jaringan internal yang dalam area lokal” (Wahana Komputer dan Andi,2003:1)

Merupakan jaringan perkantoran yang paling kecil dan dibentuk dari komputer-komputer dan komponen-komponen dalam suatu kantor atau gedung. Beberapa ciri LAN adalah sebagai berikut :

a. Jarak terminal tidak terlalu jauh

b. Pada umumnya LAN tersebut milik satu organisasi atau perusahaan

c. Umumnya tidak mempergunakan fasilitas jaringan telepon sehingga kecepatan pengiriman data tidak terganggu pada jaringan tersebut

d. Mempegunakan media transmisikabel yang khusus untuk berkomunikasi dan biasanya mempunyai kecepatan pengiriman data yang sangat tinggi ( 1 Mbps-10 Mbps)

2 Wide Area Network

Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana satelit atau kabel awah laut”(Dian Ardiyansah yaqust@yahoo.com,2003)

Contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun Negara-negara lainnya.

3 Metropolitan Area Network

“Merupakan versi LAN yang dengan area yang lebih luas dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN”.(Andi Supriyadi dan Dhani Gartina 2007:3)

MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum

4 Internet

“Merupakan sekumpulan jaringan yang berlokasi tersebar keseluruh dunia yang saling terhubung membentuk satu jaringan besar komputer” (Wiryana, 2000:1).

5 Intranet

Jenis jaringan ini merupakan gabungan dari LAN/WAN dengan internet (Andi Supriyadi dan Dhani Gartina 2007:3)

Apabila dilihat dari lingkupnya atau jangkauannya maka jaringan ini adalah jenis LAN/WAN yang memberikan layanan seperti layanan internet kepada terminal Cliennya.

6 Jaringan Tanpa Kabel ( Wireless )

Merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak biasa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel (Andi Supriyadi dan Dhani Gartina 2007:3).

Jaringan tanpa kabel lebih leluasa bergerak (mobile) dalam melakukan aktifitas komunikasi.

Perangkat Keras Jaringan

1 Kartu Interface

Agar sebuah komputer dapat berkompunikasi dengan komputer lain maka diperlukan perangkat yang berupa kartu interface atau Network interface Card (NIC). Kartu interface ini nantinya digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan yang lainnya. Tugas NIC adalah sebagai berikut :

a. Mempersiapkan data dari computer agar dapat dilewatkan ke media penghubung

b. Mengirim data ke komputer lain

c. Mengontrol aliran data komputer dan sistem perkabelan

2 Media Tranmisi

a. Kabel Twisted Pair

Kabel twisted pair terbagi dalam dua jenis yakni Unshielded Twisted Pair (UTP) dan Shielded Twisted Pair (STP). Kabel UTP maupun STP paling banyak digunakan untuk sistem jaringan tetepon. Kabel UTP terdiri dari lima kategori menurut kecepatan menstrafer data. Untuk jatingan komputer kabel UTP kategori tiga sampai lima yang banyak digunakan (Budi Sutedjo Dharma Oetomo, S.Kom,MM,2003:54)

Jenis kabel STP lebih mahal dibanding UTP tetapi memiliki daya tahan dari ganggua luar seperti medan listrik dan medan magnet. Data rate meksimum untuk kabel UTP sekitar 10 Mbpssedang STP 16 Mbps.

b. Kabel Koaksial (Coaxial Cable)

Kabel Coaxial terdiri dari core yang dibuat dari tembaga yang berfungsi untuk mengirim data, dibungkus oleh teflon yang merupakan isolator dalam yang berfungsi untuk melindungi data (core), aluminium yang mengitari isolator dalam berfungsi sebagai pelindung dan grounding dari pengaruh interfensi dan dibungkus oleh isolator yang berupa kulit kabel (Budi Sutedjo Dharma Oetomo, S.Kom,MM,2003:55)

Keuntungan menggunakan kabel ini adalah jarak yang dicapai relative jauh, kecepatan pengiriman data dapat tinggi, hampir tidak perpengaruh oleh gangguan dan harganya tidak terlalu mahal. Sedang kerugiannya adalah bahwa data yang dikirim relative mudah diambil oleh orang lain

c. Kabel Serat Optik (Fiber Optic Cable)

Kabel ini berfungsi untuk mentransfer data dalam bentuk cahaya. Fiber optic tidak terpengaruh interensi dan frekuensi-frekuensi liar yang mungkin ada disepanjang jalur instalasi.

Fiber optik sangat baik digunakan untuk jaringan berkecepatan tinggi ( 100 MBps sampai 1 GBps), berkapasitas besar karena tidak melemahkan sinyal (Zaenal Arifin,2005:60)

Kekurangan dari fiber optic adalah media ini memiliki tingkat kesukaran yang tinggi dalam proses instalasinya dan harganya relative lebih mahal.

3 Hub

Hub merupakan sebuah alat yang berfungsi sebagai titik pusat yang menghubungkan ke semua komputer untuk membuat sebuah jaringan dan biasanya digunakan pada topologi Star”(Andi,2003:72).

Hub biasa juga dihubungkan ke hub yang lain, ini terjadi pada jaringan yag cukup besar.

Dari sisi pengelolaan hub bisa dibagi menjadi dua yaitu manageable hub dan unmanageable hub. Manageable hub adalah hub yang bisa dikelola melalui softare sedang unmanageable hub tidak bisa dikelola melalui software.

4 Switch

Switch merupakan sebuah konsentrator”(Andi Supriyadi dan Dhani Gartina 2007::4). Switch mirip dengan hub, yakni saling menghubungkan komputer pada jaringan Ethernet berbasis UTP dan secara fisik mirip dengan hub. Akan tetapi

switch menggunakan fitur yang disebut address storing, yang memeriksa tujuan dari setiap paket data dan mengirimnya langsung ke komputer yang memerlukannya.

5 Router

“Sebuah Router diartikan informasi dari satu jaringan ke jaringan yang lain, dia hampir sama dengan bridge namun agar pintar sedikit, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasarkan atas alamat tujuan dan alamat asal (Dian Ardiyansah yaqust@yahoo.com, 2003:5).

Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan Bridge. Perbedaannya, router menyering (filter) lalu lintas data. Penyeringan dilakukan bukan dengan melihat alamat paket data, tetapi dengan menggunakan protocol tertentu. Tugas utamanya adalah melewatkan data antar segment yang memiliki alamat network yang berbeda

Tipe Jaringan Komputer

Tipe atau arsitektur jaringan ada tiga yaitu Peer to peer , File Server, dan Client Server

1 Peer to peer (point to point)

“Adalah setiap terminal memiliki derajat yang sama, dan dibentuk dengan cara menghubungkan setiap terminal secara langsung sehingga masing-masing terminal dapat terbagi data, aplikasi dan peripherial lainnya.”(Budi Sutedjo Dharma Oetomo, S.Kom,MM 2003:123).

Pada jaringan peer to peer komputer yang terhubung pada jaringan dapat berkomunikasi dengan komputer lain tanpa melalui komputer perantara, setiap komputer mempunyai peran dan derajat yang sama. Pada jaringan peer to peer ini dibentuk dengan cara menghubungkan setiap terminal secara langsung sehingga masing-masing terminal dapat terbagi data, aplikasi dan peripherial lainnya.

Model arsitektur ini memiliki sejumlah kelemahan, antara lain pengeelola jaringan atau pengakses akan mengalami kesulitan untuk melacak keberadaan data atau file yang dibutuhkan, karena masing-masing komputer dapat berfungsi sebagai server yang memberikan layanan bagi komputer lainnya

Dalam proses pemeliharaan dan pengamanan data dan file aplikasi menjadi sulit dan rumit dikarenakan data dan file aplikasi tersebar di semua komputer. Data dan file akan sangat rentan dari ancaman virus atau dari orang-orang yang tidak berhak

2 File Server

File Sever adalah server yang memiliki harddisk yang cukup besar Karena bertindak sebagai tempat penyimpanan file bersama.”(Budi Sutedjo Dharma Oetomo, S.Kom,MM 2003:123).

Pada sistem File Server, terdapat terminal khusus yang disebut sebagai server yang memiliki kapasitas harddisk yang sangat besar, Server tersebut akan bertindak sebagai tempat penyimpanan ( file ) bersama, namun tidak ada pelayanan komputasi

Arsitektur ini memberikan keuntungan berupa perawatan file data dan aplikasi akan mudah dan sederhana, karena seluruh file tersimpan dalam satu tempat. Meskipun ada penambahan biaya untuk penyediaan sebuah komputer server namun hal ini mengakibatkan proses pelacakan data dan file menjadi lebih mudah dan cepat

3 Client Server

Client Server yaitu model koneksi pada jaringan yang mengenal adanya server dan client di mana masing-masing memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain”.(Budi Sutedjo Dharma Oetomo, S.Kom,MM 2003:123).

Arsitektur Client Server merupakan pengembangan dari File Server. Pada arsitektur ini mengenal adanya Sever dan Client, dimana masing-masing memiliki fingsi yang berbeda satu sama lain. Server dapat mensharingkan data, aplikasi, dan peripheral seperti harddisk, modem, dan lain-lain

Prinsip kerjanya sangat sederhana, dimana server akan menunggu pemintaan dari Client, memproses dan memberikan hasilnya kepada Client. Sedangkan Client akan mengirimkan permintaan ke server, menunggu proses dan melihat visualisasi hasil prosesnya.

Adapun bentuk-bentuk pelayanan yang diberikan komputer sever adalah :

a. Disk Sharing, yaitu berupa penggunaan kapasitas disk secara bersama-sama pada komputer client.

b. Print Sharing, yaitu berupa penggunaan perangkat printer secara bersama-sama

c. Penggunaan data dan system aplikasi yang ada secara bersama-sama

d. Mengatur keamanan jaringan dan data dalam jaringan

e. Mengatur dan mengontrol hak dan waktu akses perangkat yang ada dalam jaringan

Sistem client server ini dirancang untuk membangun jaringan Komputer skala luas. Sistem ini menggunakan protocol utama TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Topologi Jaringan

Topologi jaringan komputer adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer yang lainnya sehingga membentuk jaringan”. (Andi Supriyadi dan Dhani Gartina 2007:6). Ada 4 macam topologi yang dapat digunakan, tetapi bentuk topologi yang utama yaitu Bus, Star, Ring, dan Tree.

1 Topologi Bus

Pada topologi Bus semua terminal terhubung ke jalur komunikasi. Informasi yang dikirimkan akan melewati semua terminal pada jalur tersebut.

Topologi ini tergolong paling sederhana, dimana setiap terminal yang dilengkapi dengan sebuah NIC, dihubungkan dengan sebuah kabel tunggal Coaxial. Ujung-ujung kabel ditutup dengan konektor termionator agar sinyal tidak hilang terganggu

2 Topologi Star

Dalam topologi Star, sebuah terminal pusat yang bertindak sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi data yang terjadi. Terminal-terminal lain terhubung padanya dan pengiriman data dari satu terminal ke terminal lainnya melalui terminal pusat.

Pada topologi ini digunakan hub atau switch.

3 Topologi Star

Dalam topologi Star, sebuah terminal pusat yang bertindak sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi data yang terjadi . Topologi ini mirip dengan topologi Bus tetapi kedua terminal yang berada diujung saling dihubungkan sehingga menyerupai lingkaran. Setiap terminal dalan jaringan komputer ini saling tergantung sehingga jika terjadi kerusakan pada satu terminal maka seluruh jaringan akan terganggu

4 Topologi Tree

Pada topologi ini suatu node atau system hanya dapat berhubungan secara langsung dengan node atau sistem di atas atau di bawahnya, antara dua node hanya mungkin terdapat satu jalur




TCP/IP (Transmision Control Protocol / Internet Protokol)

“TCP/IP adalah sebuah protokol suite standard yang menyediakan komunikasi dalam sebuah lingkungan (sistem opersi) beragam”.(Zaenal Arifin 2005:39)

Dalam TCP/IP terdiri dari empat lapis kumpulan protocol yang bertingkat yaitu :

1. Network Interface Layer, bertanggung jawab mengirim dan menerima data ke dan dari media fisik (hardware)

2. Internet Layer, bertanggung jawab pada proses pengiriman paket ke alamat yang tepat

3. Transport layer, bertanggung jawab untuk mengadakan komunikasi antara dua host / computer

4. Application Layer, terletak semua aplikasi yang menggunakn protocol TCP/IP ini.

1 IP Address

IP Address adalah sebuah alamat yang diberikan ke peralatan jaringan untuk mengakses internet atau ke suatu jaringan komputer dengan menggunakan protocol TCP/IP” (Wahana dan Andi,2003:30).

IP Address terdiri dari bilangan biner sepanjang 32 bit yang dibagi atas 4 segmen. Tiap segmen terdiri atas 8 bit yang berarti memiliki nilai desimal 2 sampai 255. Karena IP Address terdiri atas 4 buah bilangan 8 bit jumlah IP Address yang tersedia ialah 255x255x255x255.

2 Kelas IP Addresss

“IP Address setelah mendapatkan DHCP adalah untuk memberikan IP addess secara otomatis pada komputer yang menggunakan TCP/IP”.( pramudya@sragencommunity.info) IP Address dikelompokan dalam 5 kelas yaitu kelas A, kelas B, kelas C kelas D dan kelas E. Perbedaan tiap kelas tersebut adalah pada ukuran dan jumlahnya.

IP Address kelas A dan B dipakai oleh sedikit jaringan tetapi memiliki jumlah anggota yang besar. IP Address kelas C dipakai banyak jaringan tetapi memiliki anggota sedikit. Kelas D untuk jaringan multicast, kelas E eksperimental.

2.6.3 Subnet mask

Subnet mask adalah angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan bagian mana dari IP Address tersebut disebut network ID dan bagian mana yang disebut host dan untuk menunjukkan letak suatu host, apabila di jaringan lokal atau jaringan luar”. (pramudya@sragencommunity.info)

Tabel 2.1 Kelas Subnet mask untuk kelas IP Address

Kelas

Subnet mask

A

B

C

255.0.0.0

255.255.0.0

255.255.255.0

4 Sharing File dan Printer

Sharing mempunyai arti “Berbagi bersama-sama. Bagi pemakai hardware secara bersama-sama”(Kamus Internet,2003:19). Dengan adanya fasilitas jaringan kemudian menggunakan alat yang bernama printer server dan file server maka sebuah printer laser berwarna yang mahal sekali harganya dapat dipakai bersama-sama oleh 10 orang pegawai.

Dalam pertukaran informasi dimasa sekarang ini dibutuhkan adanya ditribusi data yang cepat dan efisien. Untuk itu dibuatlah suatu sistem networking yang memungkinkan pengguna satu dengan pengguna lain dapat berbagi sumber daya (sharing) dengan komputer lain.

5 Sekilas Tentang Sistem Operasi Windows Xp

“Windows XP (eXPerience) merupakan sistem operasi jaringan generasi penerus dari windows 2000 yang resmi diperkenalkan bulan Februari 2001 di Museum Experience Music Project di Seattle Amerika”. (Budi Sutedjo Dharma Oetommo, S.Kom.,MM, 2003:151).

Fasilitas yang baru yang terdapat pada Windows Xp ini, antara lain berbagai aplikasi multimedia dan internet. Sementara inti dari sistem operasi ini menggunakan platform Windows NT/2000.

0 komentar